BOJONEGORO – Pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui sektor peternakan di Kabupaten Bojonegoro mendapat perhatian dari Komisi B DPRD setempat. Dalam agenda evaluasi yang digelar bersama organisasi perangkat daerah terkait, dewan menyoroti perkembangan Program Gayatri serta bantuan Domba Kesejahteraan yang berjalan di Kecamatan Baureno.

Program yang menyasar puluhan desa tersebut dinilai perlu pengawasan berkelanjutan agar bantuan yang diberikan benar-benar mampu meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program berjalan efektif di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi warga.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro menilai bantuan ternak tidak cukup hanya disalurkan, namun juga harus dibarengi pendampingan teknis dan penguatan kelompok masyarakat. Dengan demikian, program tidak berhenti pada tahap distribusi bantuan saja.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi bagaimana masyarakat bisa mandiri dan memperoleh nilai ekonomi dari usaha ternak tersebut,” ujar salah satu anggota Komisi B dalam rapat evaluasi.

Dalam pembahasan itu, sejumlah persoalan turut menjadi perhatian, mulai dari kebutuhan pakan, kesehatan ternak, hingga pemasaran hasil peternakan warga. DPRD meminta pemerintah daerah memastikan setiap desa penerima mendapatkan pendampingan yang maksimal.

Sementara itu, pihak dinas terkait menyampaikan bahwa program peternakan masyarakat merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi keluarga dan pengurangan angka kemiskinan di pedesaan. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memiliki usaha produktif yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

Komisi B DPRD Bojonegoro juga berencana melakukan peninjauan langsung ke desa-desa penerima program di Kecamatan Baureno guna memastikan bantuan berjalan sesuai target dan memberi manfaat bagi masyarakat.


By Admin
Dibuat tanggal 26-05-2026
329 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
50 %