Dalam rangka mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah, khususnya dalam upaya penuntasan kemiskinan dan pemenuhan gizi masyarakat serta penguatan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya melalui peran aktif Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, khususnya pada bidang perikanan, yang berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis sektor perikanan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan koordinasi dan verifikasi data penerima program KOLEGA Tahun 2026 bersama pemerintah desa yang dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 12 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat dengan mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Berdasarkan hasil koordinasi dan verifikasi lapangan, terdapat 24 desa di berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang menjadi lokasi calon penerima program. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap desa berkisar antara 10 hingga 15 KPM. Beberapa desa dengan 15 KPM antara lain Kendung, Alasgung, Sukoharjo, Kepatihan, Baureno, Sumberwangi, Brangkal, Klino, Beji, Ngelo, Sudu, Dukohkidul, Pandantoyo, Pengkol, Tapelan, Purwosari, Pohbogo, Tembeling, dan Rendeng. Sementara desa dengan 10 KPM meliputi Nglampin, Sumberarum, Sumberrejo, Semawot, dan Bendo. Sehingga secara keseluruhan, total KPM yang telah terverifikasi mencapai 335 KPM.

Program KOLEGA Tahun 2026 ini direncanakan akan disalurkan dalam dua jenis kegiatan budidaya, yaitu KOLEGA di Kolam Terpal Bundar dan KOLEGA di Kolam Buis Beton, yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perikanan budidaya sekaligus menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa program KOLEGA benar-benar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam pengurangan kemiskinan dan stunting serta upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.


By Admin
Dibuat tanggal 31-03-2026
455 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
50 %